Jumat, 18 Juli 2025

Cara Konfigurasi Web Hosting Debian 10

CARA INSTALASI DAN KONFIGURASI WEB HOSTING AJENTI DI DEBIAN 10






           Halo Sobat TKJ balik lagi dengan saya Axel dalam Pembahasan seputar Debian Server. Kali ini saya akan membagikan sedikit tips bagaimana cara instalasi dan konfigurasi Web Hosting Ajenti di Debian 10. Penasaran bagaimana cara nya? YUK LANGSUNG AJA KITA MULAI!!


Pengertian Web Hosting Ajenti

    Sebelumnya kalian udah tau belum nih apa itu Ajenti? Ajenti admin Panel adalah Open-Source tools yang berguna sebagai sistem manajement control panel berbasis web untuk mengelola dan memonitoring server berbasis Linux yang berlisensi Open-Source.
    Ajenti merupakan satu-satunya control panel Open-Source dengan kaya fitur, kuat dan ringan yang menyediakan antarmuka web reponsif utntuk mengelola setup server kecil dan juga paling ccok untuk Dedicated dan VPS hosting.


Cara Kerja Ajenti

    Ajenti bekerja dengan struktur yang rapi namun mudah di pahami. Secara garis besar, Ajenti memiliki dua komponen utama:

1. Ajenti Core

    Ajenti Core adalah framework yang menjadi dasar dari panel ini. Di dalam nya terdapat berbagai komponen inti yang membantu komunikasi antara client dan server.
  • Server HTTP yang menangani permintaan dari pengguna.
  • Worker sesi terisolasi yang memproses permintaan.
  • Plugin yang memberikan fungsionalitas tambahan sesuai kebutuhan.

2. Ajenti Panel

    Ajenti panel adalah antarmuka pengguna tempat berbagi Plugin di jalankan. Plugin ini membantu menjalankan tugas seperti pengelolaan file, terminal, dan memberikan pengalaman yang terintegrasi.

3. Proses Kerja Teknis Ajenti

    Saat Ajenti di jalankan, Ajenti core akan memuat dan mencari plugin yang terdapat dalam modul python, yang dapat dikenali melalui file 'plugin.yml'.
    Kemudian, Plugin ini akan di daftarkan dalam wadah IoC (Inversion of Control). Proses ini memungkinkan Ajenti untuk mengelola berbagai fungsional secara modular dan fleksible.
    Ajenti core juga menjalankan server HTTP yang mendengarkan permintaan di port tertentu dan mengelola sesi sesi yang datang.
    Permintaan yang di terima kemudia di teruskan ke worker terisolasi yang menjalankan proses sesuai dengan plugin yang dimintai. Dengan demikian, Ajenti dapat melayani beberapa permintaan secara bersamaan dengan efektif.


Kelebihan Ajenti:

  1. Ajenti memiliki antarmuka pengguna yang mudah di gunakan dan intuitid, sehingga mudah di akses oleh pengguna dengan berbagai tingkat kemampuan
  2. Ajenti adalah perangkat lunak open-source yang dapat di unduh dan di gunakan secara gratis, sehingga menghemat biaya.
  3. Ajenti dapat dikonfigurasi dan diintegrasikan dengan berbagai sistem operasi dan lingkungan server, seperti Ubuntu, Debian, CentOS, dan lainnya.


Kekurangan Ajenti:

  1. Ajenti tidak selalu memiliki dukungan yang mudah di akses jika pengguna mengalami masalah atau kesulitan dalam penggunaannya.
  2. Ajenti juga rentan terhadap masalah keamanan, sehingga perlu dilakukan konfigurasi dan pengamanan yangtepat untuk menghindari serangan atau ancaman.
  3. Ajenti tidak mendukung beberapa fitur yang disediakan oleh perangkat lunak administrasi sistem lainnya, seperti manajemen Database dan manajemen DNS.


Langkah Langkah Install dan Konfigurasi Web Hosting Ajenti

1. Sebelumnya pastikan kalian sudah memiliki OS Debian di VirtualBox, jika belum klik di sini untuk tutorial install Debian Server,

2. Buka "Setting" di Virtual Machine Debian kalian,


3. Pergi ke "Network" dan setting Adapter 1 ke "Bridge Mode" agar server kalian dapat terhubung ke Internet, kemudian klik "Ok",


4. Pilih "Start" untuk menjalankan Virtual machine Debian Server kalian,


5. Silahkan login menggunakan "root",


6. Setting network kalian dengan mengetik "nano /etc/network/interfaces",


7. Ubah pengaturan "enp0s3" nya menjadi seperti di gambar, kemudian tekan "ctrl+s" untuk menyimpan perubahan dan "ctrl+x" untuk keluar dari konfigurasi,


8. Restart network dengan perintah "/etc/init.d/networking restart",


9. Ketik "ip ad" untuk menampilkan IP Address kalian,


10. Coba ping google.com dengan perintah "ping 8.8.8.8" lalu tekan "ctrl+c" untuk menghentikan ping, jika status nya ttl maka kalian sudah berhasil connect ke internet, jika belum silahkan restart network nya lagi beberapa kali,


11. Ketik "apt update",


12. Lalu ketik "apt upgrade",


13. Install paket Curl dengan perintah "apt install curl -y",


14. Install paket Ajenti nya dengan perintah "curl https://raw.githubusercontent.com/ajenti/ajenti/master/scripts/install.sh | bash -s -",


15. Silahkan tunggu proses instalasi paket ajenti nya hingga selesai,


16. Jika sudah selesai, silahkan ketik "systemctl status ajenti" untuk melihat status dari Ajenti nya,


17. Jika sudah Active silahkan ketik "poweroff" untuk mematikan Debian Server kita,


18. Masuk kembali ke opsi "Setting" lalu ke "Network" dan ubah kembali Adapter 1 ke "Host Only Adapter", lalu jalankan kembali Debian Server kalian,


19. Login menggunakan "root",


20. Ketik "nano /etc/network/interfaces" untuk mengatur network nya lagi,


21. Ubah pengaturan "enp0s3" nya menjadi static dan atur address nya menjadi IP kalian. lalu tekan "ctrl+s" dan "ctrl+x",


22. Restart network kalian dengan perintah "/etc/init.d/networking restart",


23. Ketik "ip a" untuk melihat IP kalian, dan Pastikan IP di enp0s3 nya sudah sesuai dengan yang di setting tadi,


24. Silahkan masuk ke CMD lalu ping server, dengan mengetik "ping 211.20.24.16"(IP Server saya), Jika status nya TTL maka berhasil terconnect ke Server,
NB: Jika tidak bisa ping ke Server silahkan setting IP terlebih dahulu di Control Panel, Di sini saya menggunakan DHCP Server jadi otomatis mendapatkan IP ketika Server di nyalakan, Klik disini untuk tutorial install DHCP Server.


25. Masuk ke Browser, lalu ketikkan "IP server kalian:8000",
NB: Jika setelah memasukkan IP:8000 tidak muncul apapun, coba tambahkan https://, contoh "https://211.20.24.16:8000", lalu pilih "advance" kemudian "continue to 211.20.24.16:8000".


26. Setelah muncul halaman login, Silahkan masuk menggunakan "root" lalu masukkan password root kalian,


27. Dan Selesai... ini adalah tampilan Ajenti jika sudah terinstall. 


Fungsi Menu yang ada di Control Panel Setup milik Ajenti

1. Dashboard
    Salah satu fitur utama yang memberikan gambaran menyeluruh tentang status dan kinerja server dalam satu tampilan.

2. Plugin
    Fitur yang memungkinkan pengguna untuk memperluas dan menyesuaikan fungsionalitas server mereka dengan menambahkan berbagai plugin. Memungkinkan penambahan fungsionalitas speifik sesuai dengan kebutuhan pengguna, seperti manajemen database, monitoring jaringan, dll. Pengguna juga dapat mencari plugin yang tersedia di repositori Ajenti atau mengunggah plugin costom mereka sendiri.

3. Setting
    Memungkinkan pengguna untuk mengkonfigurasi berbagai macam aspek dari system dan antarmuka Ajenti. Contoh mengizinkan pengguna untuk mengubah preferensi umum seperti bahasa, zona waktu, dll. Juga dapat digunakan untuk mengatur IP Address, DNS, dan pengaturan jaringan lainnya.

4. File Manager
    Digunakan untuk mengelola file dan direktori di server melalui antarmuka grafis. Dapat memudahkan pengguna untuk menjelajahi struktur direktori dan menemukan file atau folder yang dibutuhkan oleh user. Memiliki fitur untuk mengunggah file dari komputer local ke server dan mengunduh file dari server ke PC Client.

5. Notepad
    DIgunakan untuk membuat, mengedit, dan menyimpan catatan atau file text langsung dari antarmuka website.

6. Terminal
    Digunakan untuk memberi akses ke terminal atau Command Line Interfaces (CLI) Server langsung dari antarmuka Web.

7. Services
    Memungkinkan pengguna untuk mengelola layanan services yang berjalan di server mereka. Bisa untuk menjalankan, menghentikan, me-restart dan mengkonfigurasi berbagai layanan server seperti server web, database, dan system lainnya.

8. Package
    Digunakan untuk mengelola perangkat lunak yang terpasang di server, mencakup installasi, pembaruan, dan penghapusan perangkat lunak.


    Berikut adalah cara untuk install dan konfigurasi Web Hosting Ajenti di Operating System Debian 10 melalui VirtualBox. Bagaimana? mudah bukan?
    Semoga sedikit ilmu yang telah saya bagikan ini dapat bermanfaat bagi teman teman semua, Dan kalian yang sedang menjalankan praktek Debian Server dapat di mudahkan dengan adanya Artikel ini.


- Terimakasih...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar